Kekasih tak begitu saja bertemu di suatu tempat, mereka sudah saling mengenal sejak lama

-Rumi

 Review Marginalia

Judul: Marginalia

Penulis: Dyah Rinni

Penerbit: Qanita

Penyunting: Triani Retno Adiastuti

Tebal: 304 halaman

ISBN: 978-602-9225-82-2

Blurb

Aruna

CENGENG! Tulisan singkat dan rapi di kumpulan puisi Rumi kesayangan almarhum Padma membuatku terbakar. Kurang ajar! Berani-beraninya cewek dingin berhati belatung itu menodai kenangan Padma. Belum tahu dia berhadapan dengan siapa. Aruna, vokalis escar, band rock yang paling diidolakan. Tunggu pembalasanku!

Drupadi

Aku tak punya waktu untuk cinta. Meski nyaris tiap hari aku berhubungan dengan yang namanya pernikahan, ini hanya urusan bisnis semata. Aku tak percaya romantisme, apalagi puisi menye-menye. Hidup ini terlalu singkat untuk jadi melankolis. Namaku memang Drupadi, tap hatiku sudah tertutup untuk laki-laki.

Review

Menghadapi permasalahan hidup yang berhubungan dengan cinta dan lawan jenis, ternyata mampu menjadi sebuah hal yang menguras tenaga dan pikiran. Apalagi jika akhirnya harus berada dalam posisi terluka. Sungguh itu bukan sesuatu yang enak untuk dilupakan begitu saja. Meskipun sejatinya melupakan mampu menenangkan, tetapi kenangan tak akan pernah hilang tanpa bekas.

Begitulah juga yang dialami oleh Drupadi. Sakit hatinya ditinggal Eran membuatnya menutup pintu hati bagi laki-laki. Kuat seiring dengan berjalannya waktu. Berbeda dengan Aruna, rasa kehilangan sejak kekasihnya Padma pergi untuk selamanya, tak membuatnya patah semangat menjalani kehidupan. Bahkan sangat menjaga apa-apa yang ditinggalkan Padma, seperti puisi Rumi yang menjadi kesenangan Padma semasa hidup. Aruna geram ketika mendapati kenyataan bahwa ada seseorang yang menuliskan kata-kata marginalia di buku puisi Rumi kesenangan Padma.

Drupadi yang bekerja sebagai wedding organizer tidak menyadari bahwa sikapnya menambahkan marginalia pada buku puisi Rumi, membawanya pada permasalahan besar. Mengancam kelangsungan usahanya, hubungan baiknya dengan Inez sepupunya, sampai pada ketidakmampuannya menghadapi rasa yang mencuat setelah Aruna muncul dalam kehidupannya. Bahkan Drupadi sama sekali tidak mempercayai keajaiban sehingga Aruna berusaha membuktikan bahwa Drupadi keliru selama ini.

Aruna yang berprofesi sebagai rocker Band Lecsar ternyata tidak tampil menjadi laki-laki garang, tetapi sebaliknya. Hatinya yang begitu lembut karena pernah mendapatkan Padma, harus kembali diuji saat dipertemukan dengan Drupadi lewat marginalia yang diukirnya pada buku puisi Rumi. Aruna mengusahakan segala cara agar Drupadi tahu dan mengerti bahwa masa lalunya bersama Eran tidak perlu membuatnya benar-benar menutup hati bagi laki-laki lain. Laki-laki yang begitu mencintainya dengan kata cinta yang lebih besar dibandingkan benci.

Apakah Drupadi luluh terhadap Aruna? Bagaimana nasib Inez dan pernikahannya di tangan Drupadi? Apakah Aruna mampu memikat hati Drupadi dengan puisi-puisi Rumi?

Kelebihan dan Kekurangan Novel Marginalia

Hmm… kalau diminta mencari kekurangan, rasanya gimana gitu. Apalagi novel ini sudah menyabet gelar Juara 2 kategori novel roman. Kalau ditanya soal kelebihan, maka saya akan menjawab seperti ini, alur ceritanya tidak mudah ditebak yang merupakan keunggulan novel ini. Dyah Rinni mengemasnya runut meskipun terkadang ada flashback yang membuat saya bingung dan harus pelan-pelan membacanya. Pemilihan nama Aruna dan Drupadi pun tidak biasa. Hanya saja, saya masih bingung kenapa Inez tiba-tiba muncul sebagai salah satu masa lalu kisah asmara Aruna, padahal dikisahkan pula bahwa Aruna baru saja patah hati sejak ditinggal Padma selamanya.

Tetapi, overall novel ini cukup mengantarkan saya pada kenyataan bahwa keajaiban itu ada jika mempercayainya. Bukankah Tuhan pun menciptakan dunia ini dengan keajaiban yang luar biasa? Begitulah cinta. Sederhana namun mampu mengubah semua yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dan saya pun ada 4 bintang untuk novel roman Dyah Rinni ini.

Postingan ini diikutsertakan dalam Project Battle Challenge #31HariBerbagiBacaan

ABOUT THE AUTHOR:

1 Comment on this article. Feel free to join this conversation.

  1. Dinda Rossi December 14, 2016 at 6:06 pm - Reply

    Mungkin Aruna akan berhasil memikat hati Drupadi ketika ia mengenakan style ala rocker sambil membacakan puisi-puisi Rumi. 😀

Leave A Response